Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun
1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman
keabadian.
Seorang
peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes,
menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya
bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang
tenggorokan.
Dalam
laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat,
mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tidak lain karena tanaman ini memiliki
kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap
lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah
air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.
MAKANAN KESEHATAN
MAKANAN KESEHATAN
Lidah
buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh.Di antara ke-72
zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak,
air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain
antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur,
antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson,
antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.
Mengingat kandungan yang lengkap itu, bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. Misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal.
MENGANDUNG ANTIOKSIDAN
Mengingat kandungan yang lengkap itu, bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. Misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal.
MENGANDUNG ANTIOKSIDAN
Beberapa
unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai
pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.
Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.
Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda.
Selain wasir, lidah buaya bisa
mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu
mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit
dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik.
Lidah
buaya sejauh ini belum ditemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada
masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi
lidah buaya.
Sifat
tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit
langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah
teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak namun tidak semua
unsurnya rusak, tapi siapa yang mau hanya mendapat ampas? Karena itu, sebaiknya
segera konsumsi ramuan lidah buaya, baik yang diracik atau yang sudah diolah,
agar lebih terasa manfaatnya.
Selain banyak manfaat, lidah buaya juga dapat dibuat ramuan untuk menyembuhkan penyakit, seperti:
Selain banyak manfaat, lidah buaya juga dapat dibuat ramuan untuk menyembuhkan penyakit, seperti:
Radang
Tenggorokan
Cara
Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau
diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari.
Ambeien
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari.
Sembelit
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.
Diabetes Melitus
Cara
Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong.
Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan,
masing-masing setengah gelas.
Penurun Kadar Gula Darah
Penurun Kadar Gula Darah
Cara
Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan)
dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam
air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran).
Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas,
2 sampai 3 kali sehari.
Penyubur Rambut
Penyubur Rambut
Cara
Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit
kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan
harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.
Batuk (yang membandel)
Batuk (yang membandel)
Cara
Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok
makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari.
Sumber: Info Kesehatan
Sumber: Info Kesehatan
